Dugaan Transaksi Solar Ilegal di Tol Medan dan Oknum: Sopir Truk CPO BK 8XXX XF Ngaku Bayar “DENDA” Saat Ditegur

add_text_20261013_195303

SATGASMIGASNETWORK.COM | Medan – Insiden dugaan penyalahgunaan BBM subsidi kembali terjadi di ruas Jalan Tol Medan, Selasa (13/10) sekira pukul 01:00 WIB.

 

Sebuah truk tangki pengangkut CPO dengan Nopol BK 8XX3 XF dihentikan oleh pihak petugas jalan tol yang bertugas di jalan tol.

 

Menurut keterangan sopir truk tersebut saat dikonfirmasi media ini, penghentian bermula saat dirinya diduga mengambil minyak solar dari temannya dengan cara transaksi di pinggir jalan tol.

 

“Saya ambil solar dari teman saya di tol,” ujar sopir tersebut kepada tim.

 

Setelah itu, dirinya didatangi petugas patroli jalan tol. Sempat terjadi adu argumentasi di lokasi. Menurut pengakuan sopir, peristiwa tersebut kemudian berakhir dengan istilah “86” alias bayar denda,tanpa menyebut identitas petugas tol tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, identitas oknum petugas yang dimaksud belum diketahui secara pasti, apakah merupakan Petugas PJR Tol atau pihak lain. Redaksi belum berhasil mengonfirmasi langsung kepada pihak Kepolisian Jalan Tol Medan.

 

Redaksi menilai perlu pendalaman lebih lanjut. Jika benar terjadi transaksi solar di dalam jalan tol, hal tersebut jelas melanggar aturan keselamatan dan larangan berjualan BBM di tol. Namun jika benar ada dugaan bayar denda untuk penyelesaian di tempat (86), hal tersebut juga patut diduga sebagai praktik pungli yang harus ditindak.

 

Untuk keberimbangan, redaksi membuka ruang hak jawab bagi:

1. Pihak Kepolisian PJR Tol Medan

2. Pihak Jasa Marga selaku pengelola tol

3. Perusahaan pemilik truk BK 8XX3 XF

 

Redaksi juga mendorong agar pihak Propam Polda Sumut dan Satgas Pangan dapat memeriksa CCTV Tol Medan di titik kejadian pada Selasa 13/10 pukul 01:00 WIB untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

 

Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan. Seluruh informasi masih dalam tahap dugaan berdasarkan keterangan satu pihak (sopir).

 

[TIM INVESTIGASI SATGAS MIGAS NET]